by Osamu Dazai
“Hidupku begitu memalukan. Aku bahkan tidak sanggup memikirkan bagaimana rasanya menjalani kehidupan sebagai manusia.” Meskipun peristiwa “No Longer Human” sangat mirip dengan kehidupan pribadi Dazai sendiri, gayanya yang blak-blakan — tanpa sentimen atau nostalgia — menjauhkannya dari nada otobiografi yang sebenarnya. Novel ini memiliki kualitas yang tak lekang oleh waktu: Perjuangan individu untuk menyesuaikan diri dengan masyarakat yang normal tetap sama relevannya saat ini seperti pada saat penulisan. —Japan Times
Be the first to discover connections for this book!
Discover hidden gems with our 'Gap Finder' and explore your reading tastes with the 'Mood Galaxy'. Go beyond simple lists.